It’s because of…Oh Sehun!!!

 

by : bebskyungie & mochanraa

**iboos**

YiChan_                Na-ya ke dorm EXO yuk!

YiChan_                PING!!

YiChan_                PING!!

YiChan_                Onnie T-T

DoiLee_               Heh? Kau kira ini BlackBerry Park Chanra-ssi? w(-_-)w ini WHATS App tau-_- tidak usah pake PING PINGan -,-

DoiLee _              Hoh? Ngapain?

YiChan_                Hehe suka – suka dong XD .Wu Yifan pulang ke korsel . Ayuk ke dorm~ kangen berat neh-_- *gigit baju*

DoiLee _              Yifan? Siapa itu?

YiChan_                Eonni-ya, penyakit bolotmu sudah kambuh lagi ya? Kris yang tampaaaaaaaan onn masa lupa? Orang yang kaya tiang listrik itu loh onn=_=

DoiLee _              Oh , orang yang kelebihan kalsium itu?

DoiLee _              Malaaaaas , mau tidur lagi 😮 byee~ *tarik selimut

YiChan_                Onnie , gak kangen ama Domonie yang menawan, heh?

YiChan_                Yeeee-_- tidur beneran-_- Onnie jam 10 aku jemput onn dirumah yaaa . Harus pas jam 10!

***

Sunday 25 April 2012

EXO Apartement Building

“Park Chanra-ssi! Kau tega he?”

Sebelum menjawab pertanyaan dari sahabat sekaligus teman yang paling menyebalkannya, Chanra menekan tombol lift ke lantai 7, dan menoleh ke arah sumber suara dan langsung memasang muka polosnya. ”Ho? Tega kenapa?”

Nayeon, yang terpaksa harus berpisah dengan kasur stich tersayangnya, melotot kejam. “Aku sudah bilang kalau aku tidak mau ke dorm mereka! Aku ingin menenangkan diri dari tes kemarin tau! Haish jinjja” ucap Nayeon kesal namun Chanra hanya membulatkan mulutnya, masih memasang muka polos.

“Onnie, tidur kelamaan itu tidak bagus untuk kesehatan. Onnie mau tambah gendut? Hah~ Aku kasihan dengan Soo Oppa karena mempunyai kekasih-malas-seperti-kebo sepertimu Onn” ucap Chanra dengan nada seolah-olah menyesal sambil menggeleng – gelengkan kepalanya pasrah.

“Seharusnya Soo Oppa mencari seseorang yang lebih baik”

“Mwoya?” lengking Nayeon tidak terima. “Seharusnya aku lebih kasihan kepada Kris karena dia menyukai orang yang 5 tahun lebih muda daripada dia-”

“Tapi Wu Yifan lebih tinggi daripada Soo Oppa yang bantet dan tidak bis-“

“Mwoya?! Itu lebih bagus daripada orang yang kelebihan kalsium seperti itu-“

“Wu Yifan bisa ngerap sedangkan Soo Oppa tidak bisa-”

“Kyungsoo bisa mencapai nada tinggi sedangkan kris? Ayoo waddup~”

TRING

Chanra menatap sinis ke Nayeon begitu pula sebaliknya dengan Nayeon saat mereka keluar dan berjalan ke arah apartement EXO. “Onnie, yang bilang Ayo waddup itu Yeol Oppa bukan Wu Yifan” jelas Chanra tapi dibalas cibiran oleh Nayeon.

“Tetap saja seharusnya Kris mengajarkan Crazy Virus itu bahasa inggris. Berarti yang salah tetap kris” ucap Nayeon kukuh dan berganti cengiran kemenangannya. “Tetap saja Wu Yifan tiang listrik itu yang salah”

“Haish! sudahlah lupakan. Sudah pasti kau yang menang Lee Nayeon-ssi”

Nayeon tertawa kemenangan, menyadari bahwa dia memenangkan duel singkat dengan Chanra mengenai hal kekasih mereka. Tentu saja. Siapa sih yang dapat menandingi Lee Nayeon jika sudah beradu mulut dengannya?

“Hey Chanra-ya, jangan marah dong~” tangan Nayeon mulai merangkul sahabat yang lebih tua tiga hari dengannya dengan manja.  “Jangan memasang muka seperti monyet Park Chanra-ssi” goda Nayeon, mencubit pipi Chanra. Chanra memberengut kesal “Kau duluan sih yang memulai

“Jadi semua itu salahku? Hoho mian~” Nayeon mengucapkan dengan nada tidak bersalah. Chanra hanya mendengus kesal “Terserahlah”

“Hoh? Kalian sudah datang?”

Chanra dan Nayeon hampir melompat kecil karena pintu didepan mereka langsung terbuka dan dihadapan mereka muncul orang yang mereka tidak kenal .. Tunggu – tunggu sepertinya ada yang salah? Bukankah ini apartement EXO?

“Kyung-Kyungsoo?” ucap Nayeon akhirnya dengan nada shock, melepas rangkulan dari Chanra dan menuding pria dihadapannya yang mengangkat alisnya , bingung. “Kyungsoo?”

Pria dihadapan mereka sudah terkikik senang menyadari bahwa mereka mulai terpana dengannya .“Nayeon sayaang, bagaimana kau bisa melupakan kekasihmu yang tampan ini heh? Ini aku Domon, Domonie. Wah rupanya kau terpesona dengan rambut baruku-AUW Kepalaku!”

Nayeon menatap bengis ke kekasihnya yang merintih kesakitan. “Ya! Rambut macam apa itu? Rambut dipotong cepak tidak jelas ! Pipimu makin gendut tau!”

“Oppa-ya” ucap Chanra akhirnya,membuat Kyungsoo dan Nayeon mengalihkan pandangan matanya ke Chanra. Mata coklatnya membulat “Huaa! Aigooo~ oppa tampan sekali!”

Nayeon mengangga parah melihat kekasihnya dipeluk erat oleh Chanra, sahabat bengisnya. Seumur dia berpacaran dengan Kyungsoo mereka jarang sekali berpelukan, jarang sekali.

“Ya Tuhan oppa-ya. Kenapa kau bisa tampan sekali-“

“YA! PARK CHANRA!” teriak Nayeon bengis dan langsung menarik rambut Chanra yang dia ikat ekor kuda dengan kasar. Chanra yang tidak tahu tentang penyerangan tiba – tiba itu langsung berteriak minta ampun. “ONNIE~ LEPAS..SAKIT! HUEEE ONNIE” Chanra berusaha menarik kembali rambutnya namun malah Nayeon makin menariknya kasar .“ONNIE LEPAAAAAS”

Kyungsoo, shock dengan apa yang terjadi, cepat-cepat langsung berusaha melerai mereka.

“Nayeon sudahlah kasihan dia” Kyungsoo berusaha menenangkan gadisnya namun ucapannya tidak terdengar oleh Nayeon. “Lee Nayeon hentikan!”

Akhirnya, 30 detik kemudian, Chanra menghembuskan nafas lega sambil menepuk dadanya pelan berusaha menarik nafas.

”Hueee, rambut indah-ku tersayang” rengeknya sambil melihat rambutnya yang sudah tidak bisa diselamatkan di lantai.

“Onnie!” Chanra langsung berteriak tegas ke Nayeon, matanya berkilat marah. “Onnie! Apa salahku ha?”

Nayeon mengangkat alisnya menghadapi lengkingan Chanra, dadanya juga ikut naik turun mengatur nafasnya. Rupanya perkelahian ’45 detik’ itu lumayan menguras tenaganya. “Salahmu-” ucap Nayeon dingin yang membuat Chanra merinding. “Adalah menjadi wanita yang genit Chanra-ssi”

“Genit?!” lengking Chanra. “Genit? Aku hanya menyampaikan apresiasi secara berlebihan!” elak Chanra, matanya langsung menatap Kyungsoo, meminta bantuan. “Iya kan Soo Oppa?”

Kyungsoo tersenyum kecil namun matanya berkilat nakal. “Maaf Ra-ya” ucap Kyungsoo pura–pura terpaksa sambil menarik Nayeon agar lebih dekat dengannya. “Tapi aku setuju dengan Nayeon, Maaf” Kyungsoo menarik Nayeon didekapannya, matanya menunjukan penyesalan kepada Chanra.

Mulut Chanra mengangga lebar, Shock bahwa Kyungsoo bisa mendukung gadis iblis yang berada didekapannya. Padahal biasanya, Kyungsoo selalu mendukungnya. Hal apapun jika melawan Lee Nayeon. Nayeon tersenyum penuh arti kepada Kyungsoo namun berganti senyum mengejek kepada Chanra. “Ra-ya”

“2-0”

“Wu Yifan! Dimana kamu haaaaaaaaaa?”

Kyungsoo dan Nayeon nyengir tidak bersalah menatap Chanra yang sudah merengek sambil berlari ke dalam dorm. Yah, mau bagaimana lagi? dia harus memilih pilihan itu, lebih baik masuk ke dorm mencari Wu Yifan-nya daripada terkena semprot lagi  dari duo mematikan yang ada diluar.

Kyungsoo tertawa senang, menatap Nayeon yang juga tersenyum penuh kemenangan. “Hei~ kau kejam sekali padanya, Nayeon sayang” ucap Kyungsoo menahan tawa sambil mencubit sekilas hidung Nayeon yang mancung. “Kau nakal sekali”

Mata cokelat Nayeon memutar pelan namun senyum kemenangan masih terpatri di wajah cantiknya. “Sekali–kali bocah itu harus diberi pelajaran” Nayeon menghela nafas pelan lalu melanjutkan ucapannya. “Kau- kenapa rambutmu diubah?”

Kyungsoo terdiam sebentar, memikirkan kata-kata yang tepat. “Karena…aku ingin mempesonamu, mungkin?” goda Kyungsoo yang langsung mendapat tepukan pelan di dadanya oleh Nayeon.

“Mempesona? Kau tidak akan bisa mempesonaku Do Kyungsoo-ssi-“ Kyungsoo tertawa kecil sebelum Nayeon melanjutkan perkataannya. “Tapi yang penting, kau tetap Do Kyungsoo yang kukenal, itu saja sudah cukup”

Kyungsoo tersenyum kikuk, berusaha mengatur jantungnya yang berdetak tidak karuan. Hanya gadis dihadapannya -yang juga tersenyum kikuk sama sepertinya- yang dapat membuat jantung Kyungsoo berdetak lebih dari biasanya. Hanya mata coklatnya yang dapat membuat Kyungsoo tenang  jika bersamanya. Hanya dia .. Hem, banyak sekali yang tidak bisa dideskripsikan Kyungsoo.

“Lee Nayeon-” ucap Kyungsoo pelan sambil memegang tangan kecil Nayeon. Nayeon mengangkat alisnya dan membasahi bibirnya, gugup. “Ada apa?” tanyanya serak.

“Terimakasih atas segalanya. Terimakasih”

Mata dua insan itu saling bertatap, menikmati keindahan  mata dihadapannya, pancaran penuh kasih sayang, cinta, ketulusan.

Nayeon memalingkan matanya, gugup karena takut jika ketahuan bahwa dia menyukai mata indah itu. Nayeon berdeham pelan sambil melepaskan genggam tanggannya.

“Sama – sama” ucap Nayeon disertai senyum dan tatapan tulusnya .

“Ayo kita masuk. Tidak enak dilihat tetangga” ajak Nayeon sambil melihat keadaan sekitar, takut kerpegok oleh tetangga dan mungkin bisa saja fans ataupun media massa.

Kyungsoo mengangguk menyetujui ajakan Nayeon. ”Baiklah, Ayo masuk” tawar Kyungsoo sambil megenggam tangan Nayeon, mengajaknya masuk. Nayeon menghela nafas pelan berusaha mengatur kegembiraanya yang meluap–luap di dadanya sambil melihat tangganya yang diselimuti tangan Kyungsoo, hangat.

“Bagaimana ujianmu? Hasilnya sudah keluar?” Kyungsoo bertanya duluan, masih memegang tangan Nayeon. “Bagus heh?”

“Belum. Belum keluar” jawab Nayeon singkat. “Tunggu, bukannya kau sudah bertanya sewaktu Dream Concert kemarin,ya?”

Kyungsoo nyengir kikuk.  “Kan cuma bertanya, tidak apa – apa”

“Tapi tetap saja” jawab Nayeon sinis. “Kau memang tidak kreatif Domonie. Masa selalu menanyakan pertanyaan itu saja.”

“Heh? Tidak kreatif?” lengking Kyungsoo, tidak setuju dengan ucapan Nayeon. “Tidak kreatif katamu?”

“Yep” angguk Nayeon singkat sambil melepas sepatunya.“Kau selalu mengajukan pertanyaan yang sama terus menerus, Kyungsoo-ssi. tidak ada bedanya. Masih mending jika aku berpacaran dengan Hyunwoo ataupun Jonghyun dari Nu’Es-“

“Hah? Ya sudah kau berpacaran dengan mereka saja agar selalu diberi pertanyaan kreatif-“

 “Oh jadi begitu? Sekarang kau memutuskanku? Baik-“

HUWAAAAAA

PRAAAAAANG

Nayeon dan Kyungsoo menghentikan pertengkaran kecil mereka karena mendengar teriakan yang sangat mereka kenal. Nayeon menautkan alisnya.

“Tunggu tunggu .. Bukannya itu..suara Chanra?” tanya Nayeon pelan kepada Kyungsoo namun hanya dijawab dengan gelengan pelan kepala Kyungsoo. “Aku tidak tahu .. Mungkin iya-“

HUWAAAA! OH SEHUUUUUN!!

Spontan mereka berdua langsung berlari ke ruang tengah, tempat suara Chanra berasal. Setelah berlari secepat kilat, mereka berdua mendapati Chanra terpaku dengan muka shocknya, pecahan kaca beling tersebar di sekitar penjuru lantai ruang tengah.

“Ya! Chanra-ya! Kau ingin membuat ulah lagi heh- Omo!!” teriakan Nayeon berganti pekik terkejut setelah mengikuti arah mata Chanra.

Kyungsoo, bingung melihat perubahan ekspresi cepat dari kekasihnya bertanya dengan bingung. “Ada apa sih dengan kalian? Ya Ampun Oh Sehun!” ucap Kyungsoo dengan nada tidak percaya ketika mendapati siapa tersangka dibalik semua ini.

Dan ternyata tersangka dibalik semua ini ialah Oh Sehun, dengan cengiran polosnya berpose mengeringkan rambutnya dengan handuk, sepertinya habis mandi. Namun bukan cuma itu, Maknae EXO itu ternyata hanya menutup bagian bawahnya dengan balutan handuk putih yang tidak sampailutut sehingga dia menampilkan dada polosnya yang  ternyata lumayan sangat .. menggoda.

“OH SEHUN! Ternyata kau- HUWAAA! DO KYUNGSOO! AKU MASIH MAU LIHAAAAAT!” Nayeon berusaha melepaskan tangan Kyungsoo yang menutupi matanya, dia masih ingin melihat tubuh eksotis Maknae yang jarang diperlihatkan itu.  “DO KYUNGSOO!  AKU MASIH MAU LIHAAAAT!”

“TIDAK BOLEH!” larang Kyungsoo keras. “Kau ini masih kecil! Tidak baik melihat- HUAAA! JANGAN CAKAR TANGANKU!”

Pasangan itu mulai melakukan pertengkaran seperti biasanya. Sedangkan Chanra? Chanra masih terpaku dan melongo. Sekali – kali ia bergumam “Ya Ampun..” berulang kali, matanya tetap focus melihat Oh Sehun  yang  berdiam diri, bingung mau ngapain.

‘BRAAAK’

“Hoy, kenapa rebut sekali sih?”

“Ayoo~ Ada apa ini?”

Duo ‘Tiang Listrik’ EXO menjeblak pintu kamar -lebih tepatnya kamar Chanyeol-  dengan keras. Penampilan mereka sedikit berantakan karena efekbaru bangun tidur.

“Oh Ra-ya! kau sudah datang?” sapa Chanyeol senang saat mendapati Chanra ada di dorm,  meskipun dengan suara serak, khas orang bangun tidur. Chanyeol mengernyit bingung, biasanya adik perempuannya  akan langsung menyapanya dengan teriakan cemprengnya. Tapi ini beda, Chanra yang berdiri  dihadapannya terdiam dan memasang muka cengo tidak percaya.

“Oy-oy-oy ada apa ini?” tanya Chanyeol pada Kyungsoo yang masih bertengkar berusaha menutup mata Nayeon. “Heh? Kenapa kau menutup mata Nayeon seperti itu?” tanya Chanyeol penasaran. Hah~ Chanyeol sudah biasa melihat pemandangan pertengkaran dari Soo-Yeon Couple dan dia tidak igin berusaha melerai, dia masih ingin hidup.

“CHANYEOL-AH! TOLONG BANTU AKU ! ARGH MATAKKU DO KYUNGSOO!”

Kyungsoo merapatkan tangan Nayeon yang hampir terbuka. “Hyung! Sadarkan dia Hyung!” pinta Kyungsoo dengan teriak, matanya memincing ke arah Chanra.

“Heh?” Chanyeol menggaruk pipinya, bingung. “Manyadarkan siapa? Yifan Hyung, tau yang mereka maksud?”Chanyeol bertanya kepada Kris, meminta penjelasan, namun yang ditanya tidak menjawab. Chanyeol mengernyit keheranan karena mata Kris melebar. “Sebenarnya ada apa sih disini?”

“OH SEHUN! MATI KAU!” teriakan Kris membuat Chanyeol terpekik sadar.

“Hyung! Aku serahkan Chanra padamu aku akan mengurusi Maknae gila itu ! Cepat! Pikiran Chanra pasti sudah kemana–mana!” perintah Chanyeol cepat. Kris mengangguk langsung menerjang Chanra.

“Mwohae? Ya! Minggir!” Chanra mengerjap matanya namun langsung berteriak mendapati kekasihnya sudah menghalanginya, sementara Sehun sudah diamankan oleh Chanyeol.

“YA! Tiang Listrik! Kau menganggu pemandangan tau! MOVE!” perintah Chanra sambil berusaha mendorong tubuh jangkung Kris yang tentu saja tidak mungkin ia bisa lakukan.

Kris terbelalak kaget mendengar bentakan dari bibir kekasihnya, selama mereka berpacaran belum pernah Chanra membentak Kris sekeras ini.“Ya! miss Éliane Park !” balas Kris lebih keras.

“Mwohae? Kau berani membentaku sekarang, Wu Yifan?”  mata Chanra menatap bengis ke Kris. Tapi Kris juga tidak mau kalah, dia membelak matanya. “Seharusnya aku yang bilang begitu Park Chanra-ssi! kau ini- ARGH! YA! Sekarang kau berani mencubitku heh?” Tanya Kris tidak percaya. Beda dengan cara berpacaran Kyungsoo dan Nayeon yang memakai serangan fisik, Chanra dan Kris selalu menggunakan skinship. Jadinya yah~ Kris sedikit terkejut karena evil virus Nayeon mulai menular ke kekasihnya dan itu yang sudah dari dulu ia takutkan  (.__.)

Menghiraukan pertanyaan bernada murka dari kekasihnya, Chanra malah tersenyum mengejek. Menahan emosi-nya. “Pourquoi? vous êtes en colè-Are you angry heh?” Pertanyaan Chanra berganti menggunakan bahasa inggris. Kebiasaan Chanra, jika ia sedang emosi, dia akan berceloteh atau bertanya menggunakan bahasa Perancis.

“Apa katamu?” desis Kris tertahan, matanya berkilat marah kepada Chanra. “Aku marah?”

Sementara Chanra dan Kris terdiam memandang sinis pasangan mereka. Nayeon dan Kyungsoo masih melanjutkan perperangan yang masih terjadi (._.)

***

 Atmosfer kecerian di dorm EXO yang biasanya ada sekarang berganti menjadi atmosfer ketegangan. Tersangka di balik semua ini, Oh Sehun duduk dengan gelisah sambil memainkan ujung bajunya, sekarang dia sudah berpakaian selayaknya biasanya. Disebelahnya, Park Chanyeol memperhatikan Rapper sekaligus Leader EXO M yang sedari tadi berputar – putar didepannya.

“Hyung, jangan berjalan terus menerus. Aku jadi pusing” . Chanyeol mendesah kesal namun Kris tetap tidak mau berhenti, dia masih berputar–putar di depan TV, memikirkan sesuatu.

Kyungsoo yang juga sedari tadi melihat pemandangan itu, menghela nafas berat. Dia juga merasa ikut pusing dan menyandarkan punggunganya. Dia melirik ke sebelahnya dimana kekasihnya duduk. Dia tercengang mendapati Nayeon masih memperhatikan Sehun, dan Kyungsoo lebih muak lagi karena Nayeon melihat tepat ke arah dada Sehun (-_-)

“Ya! Lee Nayeon!” bentaknya sambil mencubit pipi Nayeon agar berhadapan dengannya. Nayeon menyadari bahwa dia telah diganggu langsung berteriak kesal .“Ya! Do Kyungsoo! Kenapa kau ha?”

Kyungsoo mendelik tajam. “Lee Nayeon jangan pernah melihat Sehun dengan tatapan ingin memakannya” ingat Kyungsoo sambil menunjuk Sehun. Sehun tersenyum kikuk merasa bersalah, sedangkan Nayeon melipat tangangya, marah.

“Suka–suka dong! Siapa yang punya mata?”

“Mata mwoya?” Kyungsoo juga ikut–ikutan melipat tangannya, rahangnya mengeras. “Kau ini masih 17  tahun! Tidak baik melihat seperti itu”

Nayeon mengerucutkan bibirnya, tidak terima. “Ya! Yang penting aku sudah melewati batas umur yang ditetapkan!”

“Mrs. Namon, batas umur korea 20 tahun-“

“Terus kenapa?” potong Nayeon marah. “Yang masih menjadi tersangka juga belum melewati 20 tahun!”

“Heh? Aku?” Sehun bertanya bingung, tangannya menunjuk dirinya sendiri “Apa salahku?”

“Salahmu banyak Oh Sehun!”. Sehun langsung menunduk takut–takut mendengar desisan tajam yang keluar dari mulut satu-satunya 93liner  di EXO-K.

Nayeon memutar bola matanya “Dia tidak bersalah apa–apa Do Kyungsoo. Dia hanya salah waktu” ucap Nayeon mendukung Sehun namun dibalas dengan dengusan kesal Kyungsoo

“Jika kau melihat aku seperti itu, tidak apa–apa tapi ini kasusnya berbeda kalian masih kecil-“

“Heh? Melihatmu?” tanya Nayeon tidak percaya, memeriksa tubuh kekasihnya dari atas sampai bawah. Apa yang bisa dibanggakan dari tubuhnya? Tingginya? Perutnya saja seperti gumpalan lemak yang tidak pernah dirawat (._.) paling yang cuma bisa dibanggakan hanya mata panda-nya dan suaranya, itupun jika ada orang menyukainya(-_-)

Nayeon menggeleng kecil. Kekasihnya ini sungguh .. tidak pernah melihat dirinya sendiri dan berkata seenaknya saja (-_-)

Nayeon nyengir mengejek, matanya berkilat sinis. “Melihatmu?” Nayeon menunjuk seluruh tubuh Kyungsoo sebelum mencubit perut kekasihnya. “Hanya membuatku sakit mata Do Kyungsoo-ssi”

“YA!!”

“SUKKIRO!”

Nayeon dan Kyungsoo langsung berhenti dan duduk dengan canggung, mereka tidak berani menatap Leader EXO-M yang berkilat marah. Mereka menunduk takut karena tidak pernah melihat Orang berkarismatik itu marah.

“Ya! Kalian kapan berhenti untuk tidak adu mulut hah?”

“Mian hyung” ucap Sehun menyela ucapan Kris. “Bukannya…sikuro,ya?” Tanya Sehun sambil menyengir tak bersalah. Kris cengo.  Dia lalu membela dirinya sendiri.

“Terserahlah” ucap Kris padahal didalam hatinya dia merutuk. Bagaimana bisa disaat-saat tegang seperti ini dia bisa salah menyebutkan sikuro menjadi sukiro? (._.)

Nayeon mengerucutkan bibirnya, kesal dengan ucapan Kris tapi dia tidak berani menawab seperti biasanya. Aura .. Aura yang mengelilingi Kris terlalu kelam tidak seperti biasanya (._.)

‘Ini salahmu Do Kyungsoo!’ Mata Nayeon mendelik kesal ke arah Kyungsoo, menginyaratkan sekaligus menyalahkan semua yang terjadi.

Kyungsoo menyadari tatapan Nayeon juga ikut mendelik.‘Ini juga salahmu!’

“Sudah kubilang diam!” teriak Kris kepada Nayeon dan Kyungsoo yang sudah menginjak – injak kaki mereka satu sama lain. “Diam!”

Pasangan itu pun berhenti, mereka menghela nafas panjang, pasrah dan mendongak pelan ke Kris yang sudah menatap wajah Chanra dengan garang.

“Kau!” pekik Kris sambil menunjuk Chanra yang belum berpindah tempat sejak kejadian tadi. Chanra mendelik begitu melihat Kris menunjuk dirinya. “Apa?!” Tanya Chanra kesal.

“Berani kau seperti itu? Hah?” tanya Kris pada Chanra. Kris memajukan dirinya agar lebih dekat dengan Chanra.

“Berani apa? Emang ada yang salah kalau aku-“

“TENTU SAJA KAU SALAH!” bentak Kris lebih keras dari sebelumnya. Lalu Kris sadar, bukan hanya dirinya saja dan Chanra yang ada disini. Dan pertengkaran ini tidak seharusnya dilihat oleh member yang lain. Dia paling tidak suka privasinya terlihat oleh orang lain (._.). Lalu tiba tiba, Kris mengangkat tubuh Chanra dan menggendongnya dipundaknya lalu membawa Chanra masuk ke kamar Chanyeol dan langsung menutupnya. Semua yang masih tersisa di ruang tengah membelalak, tidak percaya melihat kejadian tadi.

Kyungsoo berani membuka mulut, matanya berkedip cepat. “Hyung..tadi Chanra-“

“Wu Yifan!” Chanyeol langsung berlari ke pintu kamarnya dan mengedoknya keras.

“Wu Yifan! Apa yang ada dipikiranmu hah? Kau ingin membuat adikku tidak perawan lagi di hadapanku?! Jika kau ingin terserah tapi jangan dikamar-!”

‘PLETAAAK’

 “YAA! PARK CHANYEOL!”

**

“YA! APA-APAAN INI? PUT ME DOWN RIGHT NOW!! YA! WU YIFAN!” teriak Chanra. Lalu Kris menjatuhkan tubuh Chanra ke kasur.

“Kau apa-apaan-“

“Kau yang apa-apaan!  Apa maksudmu bertingkah seperti tadi itu? hah?” Tanya Kris dengan nada tinggi.

“Memang kenapa? Aku hanya kaget melihat Sehun tidak mengenakan pakaian! Itu saja! Memang kenapa? Ada yang salah? Hah?” bela Chanra.

“Kau pacarku! Tentu saja salah! Kau seharusnya sadar diri untuk tidak terpesona dengan Sehun! Kau sudah ada aku, Chanra-ya! sadarlaah!” ucap Kris. Bukannya menjawab pertanyaan Kris, Chanra malah menundukkan kepalanya, berpikir bahwa benar apa yang dikatakan oleh Kris. Ia sudah ada Kris, dan kenapa juga ia harus terpesona dengan Sehun? Cukup lama mereka saling terdiam sampai Chanra akhirnya membuka mulutnya.

“Maaf Wu yifan” desis Chanra pelan. Tapi Kris tidak menjawab permintaan maaf Chanra. Chanra medongak, mendapati Kris sedang berdiri didepan jendela, berusaha meredam emosinya. Chanra berdiri dan berjalan kearah Kris. Lalu menggandeng lengan Kris manja.

“Maafkan aku, Wu yifan~ aku tahu aku salah. Maafkan aku, aku hanya terpesona dengan Sehun. Aku tahu aku salah, jebal maafkan aku~ kau lebih dewasa daripada aku. Aku seharusnya sadar diri. Jebaal maafkan akuu~” kata Chanra penuh sesal namun memakai nada aegyonya, khas Chanra.

“Terpesona dengan Sehun katamu?” tanya Kris. Chanra menganggukkan kepalanya sambil memasang muka aegyo-nya.

“Maafkan aku ya?” tanya Chanra sekali lagi memperlihatkan eyes smile-nya, yang Chanra tau dapat membuat Kris bertekuk lutut namun tidak berhasil untuk kali ini, Kris melepasakan gandengan tangan Chanra tiba-tiba.

“Kau masih marah padaku?” tanya Chanra sedih.

Kris menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mengeluarkan smirk-nya.

                “Lalu?”

                “Aku mau membuatmu terpesona denganku”

***

Setelah menyelesaikan aksi gedor-pintu-tidak-ada-efeknya, Chanyeol yang emosinya diredakan oleh Kyungsoo menempelkan telinganya berusaha mencuri dengar diikuti dengan dongsaengnya.

“Jangan menghalangiku hyung!” desis Sehun sambil mendorong-dorong tubuh Chanyeol yang menutupi sebagian pintu kamar dengan badan tiang listriknya itu (._.)

“Ya! Ini menyangkut nama baik keluarga Park! Masa baru umur 17 tahun dia mau melepaskan keperawanannya begitu saj-” balas Chanyeol sembarangan yang langsung terkena timpuk kepalan Nayeon .

“Park  Chanyeol! Adikmu bukan orang seperti itu!” bela Nayeon namun tetap saja tidak didengar karena Chanyeol dan Sehun sudah dalam aksi dorong mendorong tidak jelas (-_-)

Nayeon mendesah pelan, ‘Tiang listrik’ didepannya ini memang sepertinya harus memakai embel Crazy Virus bukannya Happy Virus yang diberitakan (-_-) Ah~ Kenapa banyak wanita yang suka padahal otaknya sepertinya sudah mengalami gejala kelainan jiwa(-___-) .

“Ya! Bisakah kalian menguping dengan tenang? Aku tak bisa mendengar apa yang mereka katakan tahu” kata Nayeon kesal. Sehun dan Chanyeol-pun menyerah dan akhirnya menguping dengan tenang dan konsentrasi penuh (._.)

‘Kau seharusnya sadar diri untuk tidak terpesona dengan Sehun! Kau sudah ada aku, Chanra-ya! sadarlaah!’ terdengan teriakan Kris didalam. Sehun cengo mendengar perkataan Kris.

“Chanra terpesona denganku?” tanya Sehun tak percaya.

“SSSSSSSSST” desis Nayeon,Kyungsoo,dan Chanyeol secara bersamaan. Sehun memajukan bibirnya lalu melanjutkan kegiatan ‘menguping’nya. Selama hampir sepuluh menit mereka tidak mendengar apapun dari dalam. Hening. Bahkan tak ada suara langkah sekalipun ._.

“Mereka ngapain sih?” tanya Chanyeol tak sabar.

“Molla. Kita tunggu saja- Ya! Ya! Tidak usah bersandar ke bahuku Do Kyungsoo!“ Nayeon langsung mengangkat bahunya cepat, berusaha menyingkirkan kepala kekasihnya dari bahunya. Kyungsoo tersenyum kikuk, malu dengan aksi tiba–tibanya yang langsung ketahuan oleh Nayeon (-_-)

Sehun mengeleng – geleng pelan dan tersenyum mengejek. ”Hyung- aku malu atas harga diriku sebagai laki – laki. Ternyata-AUW!”

Kyungsoo mendelik kejam sambil terus mencubit kuping Sehun “Kau malu dengan Hyungmu ini? Kau pingin jatah sarapanmu besok makanan Monggo hah?”

Sehun membulatkan matanya, tidak percaya bahwa Hyungnya yang selalu mengasihinya, besok akan memberi makanan anjing milik Kai untuknya (._.)

“Hyuuung~ Amp-“

‘WU YIFAN MAU APA KAU?’ terdengar dengan jelas teriakan Chanra yang membuat empat cecunguk dibalik pintu berkonsentrsi menguping lagi.

 “Apa yang Kris hyung lakukan pada Chanra heh sampe membuat Chanra seperti itu?” tanya Chanyeol  penasaran. Pikirannya sudah melambung jauh dengan pikiran  seperti-yang-tadi-ia-pikirkan.

‘‘KYAAAAAAAA WU YIFAN JEBAL JANGAN LAKUKAN ITU PADAKU! AKU TIDAK KUAAAT!’’

“Lebih baik aku dobrak saja pintunya!” kata Chanyeol mulai panik mendengar teriakan-teriakan Chanra. Takut-takut bila Kris memang melakukan  seperti-yang-ia-pikirkan.

“Jangan Yeol! Biarkan saja mereka! Yifan tak mungkin menyakiti Chanra. Mungkin mereka sedang-“

“Hentikan pikiran kotormu itu Nayeon-ah” ucap Kyungsoo memotong perkataan Nayeon.  Nayeon melotot sekaligus mengeloyor kepala Kyungsoo.

“Pikiran kotor apanya? Seharusnya aku bilang seperti itu padamu! Kenapa kau-“

‘’WU YIFAN JEBAL HENTIKAN! KAU MAU MEMBUNUHKU HEH? JEBAL JANGAN LAKUKAN ITUUUU. JEBAL WU-‘’

“Kau cari mati, Yifan hyung!” Chanyeol dengan penuh kekuatan mendobrak pintu kamarnya sendiri dengan kasar.

“APA YANG KAU LAKUKAN PADA ADIKKU…eh?” teriakan Chanyeol berhenti begitu melihat  Chanra dan Kris berada didalam kamar dengan jarak yang terbentang jauh. Chanra berada di dekat jendela kamar sambil menutup mukanya sedangkan Kris berada didekat kasur dan…tidak mengenakan kaosnya?(._.)

Chanyeol menganga parah.

Chanra dan Kris menatap Chanyeol dengan tatapan aneh. “Oppa, apa yang sedang kau lakukan?” tanya Chanra bingung melihat oppa-nya itu mendobrak pintu kamarnya sendiri.

“Kau sedang apa Chanyeol-ah? Kau menguping ya?” tanya Kris menyelidiki Chanyeol. Chanyeol lalu menggeleng-gelengkan kepalanya cepat.

“Aniyo. Aku tidak mengintip kok-“

“OMO!” pekikan keras dari Nayeon menghentikan perkataan Chanyeol. Terlihat Nayeon menutup mulutnya dengan tangan kirinya.

“Itu..itu….” ucap Nayeon tak percaya.Mata cokelatnya membulat.Ia menunjuk-nunjuk tubuh  Kris yang topless dengan tidak percaya (._.)

“Mulai lagi deh” kata Sehun pasrah sambil menghembuskan nafasnya, rupanya dia harus segera meruwat dorm ini agar setan maupun iblis yang –terkadang maupun tidak- yang merasuki Nayeon tidak berani masuk kesini (-_-)

“Kris hyung! Cepat pakai pakaianmu kembali!” teriak Chanyeol pada Kris.

“Heh? Untuk ap-“

“Wu Yifan! Jangan perlihatkan badanmu pada gadis itu!” teriak Chanra cepat lalu menghampiri Kris dan mengambil pakaiannya yang tergeletak dilantai.

“Hah?”

“Huwaaaaa~”

Kyungsoo mulai panik karena Nayeon sudah mengeluarkan pekik senangnya, tangannya bersiap untuk menangkap jika Nayeon melakukan hal yang sepertinya-akan-ia-lakukan. “Lee Nayeon! Jangan coba-coba-“

“KYAAAAA KRIS OPPAA!!!TUBUHMU YA AMPUUUUN” Nayeon terpekik keras lalu berlari kearah Kris dengan wajah siap menyerang (._.). Kyungsoo, yang memang sudah tau hal ini akan terjadi, langsung menahan Nayeon dengan sekuat tenaga dan menariknya keluar agar tidak menerkam Kris.

“YA! LEE NAYEOOOOOON!”

***

Annyeonghasseo yeorobuun~

joneun Park Chanra imnida^^ author baru di Lemon’s kingdom ini 😀 

Ra berharap kalian semua mau nerima Ra sebagai author disini /bow/

gamsahamnida~~~ /bow/

Bebskyungie Note:

Helloooo~ Akhirnya Ra mempublish juga huahua *towel-towel Ra* Disini Zi cuma mengklarifikasi. Chanra yang disini adalah Pairingnya Wu Yifan alias Kris, beda dengan Chanra yang di True Love Games^^Nanti sahabatnya Nayeon aku ganti namanya hoho.

Sekali lagi, tuluuuung dengan sangaaaat. Siapapun untuk dengan segenap hati tolong mengkomentari hasil kerja keras kami. Zi udah capek ama males ngeliatin banyaknya yang ngeview sangat berbanding terbalik dengan yang mengoment.


 

Advertisements

33 thoughts on “It’s because of…Oh Sehun!!!

  1. huahahahahahaha aku ngakak serius aku ngakak xD
    aduuuh ini jam berapa ini? *liat jam* oke ini jam 1 malem *rileks*
    aaaaa tehuuuun xD aku juga mau liaaaaat *tarik kaos sehun*
    huwaaaaa kris oppa~~~~
    aku juga mau liaaaaat *buang kaos kris*
    peluk tehun sama kris xD
    aigo aigo aigo siapa yang bikin ini ff? aaaaaaa aku jadi pingin liaaaaaat xD
    ini habis nonton apaan sih kok bisa bikin ff kayak gini? bikin mupeng -,-
    terus itu kok end gitu aja? harusnya dilanjutin apa yang terjadi selanjutnya setelah kris buka baju
    /plak plak plak plak/ *sadar umur* *peluk bacon*
    iiiih itu chanra kasian dijambak nayeon x( *elus chanra*
    ckck nayeon kebangetan ya evilnya *amankan kyungsoo*

    • Onnie.. sekarang siapa yang kumat? LOL
      Yang bikin FF , Zi ama Ra^^ Yang bagian Nayeon itu Zi yang Cganra itu Ra-nya sendiri^^
      Onni.. Aku dapet ide ini pas ngerjain UKK sejarah tau (.___.)

      • iya aku yang kumat but it’s because of oh sehun and wu yi fan -,-
        dapet ide pas ngerjain ukk sejarah? O.o
        aaah aku tau pasti gara-gara liat manusia jaman purba yang ga pake baju kan? hahaha xD

      • Kok Onnie tahu sih? (._____.)
        Pas ngerjain UKK aku malah fokus ama ini ide FF sambil nerawang sendiri bayangin badannya Sehun wkwk *diinjek Soo*

  2. parah, ngakak ><
    tapi klo gw jd nayeon n chanra juga bakal begitu wkwkwk
    pa lgi yg pas kris XD
    d tunggu ff yg lain 🙂

  3. Yah eon, aku baru buka internet, baru liat. Tapi yang jelas ngakak =))
    Wah abang tehun nakal, aku bawa pulang loh -____-
    Aduh kasian abang Kris sama bang Kyungsoo dong, udah liatin ke aku aja -______- *digeplak author Ra sama Zi eonni*
    Ah tapi kok bisangakak gini. Saeng sakit perut, Zi eonni =))
    Eh, annyeong haseyo author Ra, naneun Yuji imnida (aslinya nur sih) 😀 😀
    Aku baru tau ada author baru, maaf ya author Ra. Aku ini reader laknat -____- *plak
    Wah berarti makin asyik nih ya! Makin banyak authornya 😀 KYAAAAAAA *okeinilebay*
    Kalo kayak gini sih aku bisa-bisa jadi makin betah =)) =))
    Keep writing all!!!!! *halahapaanini* 😀 😀

    • Maafkan saya membuat perut Saeng sakit lagi *bow*
      Salahkan Manusia Purba yang membuat Zi ama Ra punya pikiran kaya begini LOL
      Ayoo! Main ya ke WP INDAYLee masing-masing huoho *lempar-lempar
      konventi*
      Makasih semangatnyaa^^

  4. @dhisardhisa : kalo zi punya ide pas ukk sejarah, aku dapet ide pas liat tangannya sehun huahahaha XD
    dilarang liat abs kriiiis /umpetin kris/
    hihihhi gomawo yaaa ^^

    • @yeppogirl: (.___.) Rupanya aibmu sudah ketahuan Yeon. Maaf yaaah *diinjek Nayeon* wkwk ( ̄□ ̄;)

  5. @ Cho Yuji : nee annyeong ^^
    manggilnya ga usah pake author, cukup Ra aja hehehehehe ._.V
    reader laknat? hahahahaha bisa aja =))
    neee~ 😀
    gomawo yaaa udah baca ^^

  6. @yeppeogirl hahahaha XD ga cuma Nayeon yg freak sama namja topless, chanra juga freak loh meskipun lebih parahan Nayeon /dicekek yeon/ LOL
    gomawo yaaa udah baca^^

  7. Aaaa >< nayeon disini bener2 deh. Pemarah, suka teriak2 wkwk terus terus si sehun asdfghjkl udah tau ga pake baju bisa2nya dia cuma berdiri ga nutupin badannya dengan apa gitu wkw

  8. astaga, ngekek banget ini bacanya..ga nyangka nayeon itu pecinta badan lelaki laen..dari sehun lanjut ke kris..kasian ya si d.o, makanya cepet2lah bikin abs coklat biar nayeon ga kaya gitu..hahaha

    • Nayeon itu memang freak kayak begituan huahaha *ditoyor Yeon*
      Kalo Kyungsoo mah kayakanya ga bisa deh–* perutnya itu.. gak memungkingkan untuk dibuat abs wkwk *diinjek Soo*

  9. KYAHHH READER BAROE ANNYEONG X’D
    GUE SUKA GAYA PENULISAN LO THOR XD
    Nyaman dibaca, lawak, tp ttp unyu :333
    Komen gue buat ff ini sih cukup bagus kok, gue suka bacanya:999
    Saran ya…. Ya lebih banyak diksi._.v
    Tp kayak gini aja gue udh palling in lop kok /plak
    Nice one thor._. Btw nama authornya zi?._. Sorry sksd._.v
    Udeh dah itu aja, bubaiii, makin banyak berkarya thor:3

    • Ehem annyeong^^
      Selamat datang chingudul waaa~ *lempar konventi*
      Ah masa kaya gini bagus? (.___.) Padahal Zi baru mulai ngetik FF dari bulan Juli lalu dan Zi masih butuh banyak latian buat tambah baik^^
      Ehem.. btw diksi itu apaan yah? .___.
      Aduh ketahuan ga pernah nyimak pelajaran bahasa indonesia nih-____- /plak/
      Yep nama saya Zi^^ uyuy salam kenalhh :3

      • Annyeong xD
        Menurut ane sih udah pas:33 buat starter sih udh enak dibaca buat ane xD
        Woah, baru banget berarti ya eonn
        Diksi itu kayak kata2 yg pasaran /plak
        Cont: matahari diksinya sang surya, ngeh gak eonn?._.
        Salam kenal eonnn ^o^
        Semangaberkaryanya (҂’̀O’́)9

      • Iya Onni mah baru bangeeet yang namanya dunia tulis menulis perFFan._. Setelah dipaksa ama temen2 akhirnya mau deh, dan kerajingan sendiri xD wkwk
        Ah itu toh yang namanya diksi.___. Okelah nanti Onni belajar deh! /nelen kamus bahasa indonesia/ wkwk
        Nee Hwaiting! ^^

  10. O_O
    Sebenernya bukan salah nayeon juga sih, aku juga kalo jadi nayeon bakal kayak gitu.. Apalagi kalo yang didepanku bias sendiri..

    Hihihiii…
    Tapi D.O ataupun Kriss juga bener s chanra sama nayeon itu pacar mereka..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s